Saya
udah nonton anime sejak masih berbentuk janin dan pada saat itu anime lagi
demam-demamnya di TV(TIPI). Terutama di RCTI, Indosiar, Indomie seleraku dan
lain sebagainya. Tapi semua berubah semenjak animasi 3D menyerang dunia
pertelevisian kita saudara-saudari. Sebut saja Upin & Ipin (jujur saja,
sebenarnya saya suka nonton upin ipin karna mengingatkan saya akan masa kecil
saya yang absurd), Boboi Boy, Adit Sopo Jarwo dll. Beberapa anime yang paling
fenomenal di jaman itu adalah Doraemon(aku sayang sekali), Dragon Ball Pokemon(tontonan
masa janin), Tsubasa(keren), Naruto(Anime yang paling saya suka, sampai-sampai
membuat saya pernah bercita-cita menjadi Hokage di Konoha) dan masih banyak
lagi anime lain.
Tapi
tahukah anda saudara-saudari yang semoga berbahagia, saya baru tau istilah
anime baru pada saat saya menginjak lantai kelas 2 SMA yang belum di sapu dan
di pel sehingga debunya sangat banyak dan dapat menyebabkan kulit gatal-gatil,
iritasi pada mata kaki dll. Saya dulu taunya hanya film kardus alias film
kartun. Dan dari sini juga saya baru tau kalo ternyata, anime dan kartun itu
berbeda-beda tapi tetap satu. Kebetulan yang telah berjasa dalam perkenalan saya
dengan anime adalah teman-teman kelas saya yang cupu-cupu dan imut-imut seperti
Teletubbies yang warnanya luntur akibat kelamaan direndam pake Bayclin pemutih.
Sebut saja namanya Ekki(pencetus), Bibi(hentai lovers, Ami(sama dengan Bibi) ,Dika(yang
paling rajin download Naruto) dan Oji(sama dengan Bibi dan Ami) nama mereka ini
bukan nama Samaran, karena Samaran itu adalah nama orang dan Samaran itu juga
manusia seperti kita. 5 tokoh inilah yang paling berperan besar dalam
perkembangan Ilmu Pengetahuan Anime di kelas saya. Karena merekalah saya bebas
copy anime sepuasnya di laptop mereka yang bervirus dan berbakteri. Karena
mereka jualah sehingga saya bisa tau hentai itu seperti apa#antaraberuntungdanberdosa.
Jujur
sih, sebenarnya saya gak terlalu gila dengan anime layaknya 4 tokoh diatas,
karena saya masih waras dan kalo saya nonton anime itu harus selektif, saya
lebih memilih nonton anime yang tidak hanya menjadi tontonan tapi juga menjadi
tuntunan. Seperti anime religi (tapi sayang tidak ada), dan akhirnya jatuhlah
saya ke pelukan anime yang berjudul “Kiss x Sis”, anime pertama yang saya
nonton sampai tamat. Kenapa sampai tamat, karena if you know what i mean. Dan
saya gak perlu bahas anime ini secara mendalam seperti sumur karena anime ini
hanya untuk anak-anak di atas umur. Sebenarnya banyak anime yang teman saya
rekomendasiin ke saya, tapi sebagai orang yang selektif, saya tentunya harus
pintar-pintar memilih anime. Salah satunya “Kuroko no Basuke”. Anime ini sangat
unik dan tak biasa, karena karakter utama di anime ini justru tidak terlalu
menonjol dibanding karakter yang tidak utama. Dan juga kisah persahabatan di
anime ini sangat kental seperti susu bendera. Tokoh utamanya bernama Kuroko,
dia orang yang punya hawa keberadaan lemah sehingga keberadaannya kadang tidak
di sadari seperti saya. Itulah kenapa teman-teman saya yang 4 orang itu
terkadang memanggil saya Kuroko.#coretygtdkpenting
OK,
sekian dulu dari saya beserta keluarga, dan jangan lupa don’t forget
meninggalkan doa untuk saya beserta keluarga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar